Tampilkan postingan dengan label writer's block. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label writer's block. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2012

3 Cara Mengatasi Writer's Block, Sekarang!


1. Buanglah pikiran negatif. Pikirkan keuntungan yang kamu dapatkan dari menulis postingan. Kamu mendapat trafik, dan mungkin komentar serta respon positif dari pengunjung, belum lagi orang-orang yang tertarik menjadikan tulisanmu sebagai referensi dan memberikan backlink.


2. Tulis tentang bagaimana rasanya mengalami writer's block. Tulislah apa yang kamu rasakan saat mengalami writer's block dan mengapa kamu tidak bisa menuliskan hal yang ingin kamu tulis.

Deskripsikan perasaanmu dan lihatlah bahwa kamu sudah menulis satu atau dua paragraf penuh.

Penutup berupa pertanyaan akan mengundang pembaca untuk merespon. Maka jika kamu tidak juga dapat mengembangkan inspirasi, tutup dengan pertanyaan kepada pembaca tentang bagaimana mengatasi writer's block atau pertanyaan-pertanyaan lainnya. Jangan tinggalkan pembaca hanya dengan curhatan semata, libatkan mereka dalam tulisanmu. ;)

3. Gunakan timer. Cara ini menggunakan 'the power of kepepet'. Tulislah apa saja yang bisa kamu tulis dalam waktu 5, 10, atau 15 menit. Gunakan timer di hapemu atau jam di dinding kamar. Tidak apa-apa jika kamu tersendat beberapa saat, tapi teruskan kembali sesegera mungkin, jangan biarkan ada jeda terlalu lama. Paksa otakmu sedikit. Lalu saksikan apa yang bisa kamu buat dalam waktu singkat.

Selamat menulis.

Jumat, 13 Juli 2012

Cara Mengatasi Blogger's Block



Ada satu momen dimana seorang blogger terpaku di depan layar kosong, tidak tahu harus menulis apa atau bagaimana mengolah ide yang sudah ada. Kamu tidak tahu apa yang harus dilakukan, dan berpikir bahwa mungkin ini akan berlangsung selamanya atau kamu harus berhenti ngeblog. T.T

Tapi percayalah, ini belum berakhir.

Berikut ini beberapa cara agar kamu bisa menghadapi Blogger's Block, dan tetap menghasilkan postingan-postingan baru.

1. Menulis lebih sedikit

Jika biasanya kamu menargetkan menulis setiap hari, maka kali ini kurangilah menjadi satu hingga tiga kali seminggu.

Pembaca blogmu memang penting, tapi kamu harus lebih memprioritaskan diri kamu sendiri sebagai pemegang kendali dan nasib blogmu. Ambillah waktu istirahat atau rehat selama beberapa hari dalam seminggu. Pergi ke tempat-tempat yang bisa memberimu inspirasi, seperti pantai, taman, atau sekedar bermain bersama para keponakan. Dan saat kamu kembali, kamu siap memberikan yang terbaik dalam postingan terbarumu.

2. Gunakan model tulisan standar dan teruji

Model tulisan disini maksudnya adalah struktur tulisan yang biasanya selalu berhasil. Misalnya, daftar, peringkat, tutorial, resep atau kumpulan tulisan-tulisanmu terdahulu dalam sebuah postingan terdedikasi.

3. Menulis guest post

Saat ini sedang tren menulis untuk blog lain atau guest post. Hal ini bisa jadi tantangan tersendiri. Menulis untuk orang lain tentu berbeda ketika kita menulis untuk blog sendiri. Jika pemilik blog meminta kamu menulis tentang topik tertentu, ini bisa menjadi dorongan untuk melahirkan sebuah tulisan yang mungkin belum pernah kamu garap sebelumnya.

4. Sedia payung sebelum blogger's block

Mencegah selalu lebih baik. Gunakan waktu-waktu senggang untuk mengumpulkan ide-ide. Tuliskan di buku catatan atau ponsel, sehingga kamu tidak perlu takut kehabisan ide nantinya.

5. Buat stok draft

Saat kamu sedang nge-mood menulis atau baru saja menyelesaikan sebuah tulisan, cobalah untuk membuat satu atau dua buah tulisan lagi, lalu simpan untuk dipublish kapanpun kamu perlu.