Tampilkan postingan dengan label post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label post. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2012

Cara Agar Tetap Termotivasi Ngeblog


Masa yang paling berat dalam negblog biasanya adalah minggu dan bulan-bulan pertama. Di masa itu kita sering kehilangan motivasi dan tujuan ngeblog.

Berikut ini adalah cara agar tetap termotivasi ngeblog hingga akhir. 

Rencana yang jelas

Tulislah rencanamu kedepan dengan blogmu. Apa yang ingin kamu capai dari blog? Seperti apa audiens yang ingin kamu buat tertarik dengan blogmu?

Membuat rencana yang jelas akan membuat kamu lebih yakin tentang apa tujuan dan goal-goal yang ingin kamu capai dari ngeblog. Sehingga ketika ditanya apa tujuanmu ngeblog kamu bisa menjawabnya dengan tegas dan jelas. 

Terorganisir

Ngeblog memang sering bikin kita lupa waktu. Tapi adalah penting untuk mengikuti jejak perjalanan kita sendiri, untuk mengetahui sudah ada dimana kita dalam perjalanan ngeblog, apa yang sudah kita capai dalam kurun waktu tertentu, dan sebagainya.

Ini juga bisa jadi bahan pembelajaran bagi kita mengenai hal-hal yang sebenarnya bisa kita kembangkan lebih cepat, atau yang harus diberi perhatian lebih. Jika ini bisa kamu lakukan, maka kamu akan memegang kontrol penuh terhadap seluruh proses ngeblogmu.

Jadwal

Buatlah jadwalmu sendiri untuk mengetahui apa yang harus dikerjakan lebih dulu. Beri diri kamu sendiri waktu deadline untuk waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan sebuah postingan, waktu yang harus dihabiskan untuk berpromosi di social media, jumlah waktu untuk membalas komentar dan email, dan waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan lain di dunia maya. 

Kumpulkan sesumber

Kumpulkan sumber informasi yang kamu dapat di Internet. Bisa jadi sebuah website, thread di forum, ebook atau buku yang kamu baca.

Informasi-informasi tersebut akan berguna ketika kamu butuh mencantumkan referensi mengenai postingan di blogmu. 

Sumber inspirasi

Kunjung secara rutin atau bookmark situs-situs yang kamu sukai dan memberi inspirasi. Berikut ini beberapa sumber inspirasi yang biasa saya kunjungi ketika butuh inspirasi:
  1. http://www.plinky.com/prompts

  2. http://creativewritingprompts.com/

  3. http://thoughtquestions.com/
Istirahat dan bermain

Ngeblog itu menyenangkan tapi sekaligus kerja keras. Pastikan kamu punya waktu untuk istirahat. Misalnya dengan bermain game, jalan dengan teman atau pacar, memainkan olahraga favorit, dan sebagainya.

Tetaplah terhubung dengan dunia nyata, karena selain dapat menyegarkan pikiran dan mengisi ulang energi, kehidupan adalah sumber inspirasi terbesar yang bisa kamu petik untuk digunakan dalam karya blogmu selanjutnya.Perjalanan dalam ngeblog memang panjang dan tidak selalu mudah. Tapi blogger selalu menemukan sesuatu yang baru untuk dipelajari setiap hari. Ngeblog bukan sekedar menulis postingan, tapi juga menggali pelajaran dari kehidupan. Dan pekerjaan itu bisa kamu lakukan dengan baik, karena kamu adalah seorang blogger.

Jumat, 13 Juli 2012

8 Tips Membuat Tulisan Yang Menarik


Membuat tulisan yang menarik bukan berarti harus sempurna, tetapi memiliki ciri khas dan berbeda.

1. Jangan takut salah

Kebanyakan blogger dipenuhi rasa khawatir bahwa tulisannya tidak bagus atau tidak bisa diterima oleh pembaca. Atau tulisannya tidak sesuai EYD atau menyalahi aturan bahasa. Jika ingin membuat postingan yang menarik, kita harus berani membuat kesalahan sehingga orang tertarik untuk membaca.

2. Buatlah orang tertawa

Semua orang suka humor. Begitu juga pembacamu. Bayangkan kamu menemukan sebuah postingan blog yang membahas tentang bagaimana pengalamannya dipukuli preman mengajarkannya tentang menghadapi kritik. Berikan pembacamu tawa!

3. Berikan pijatan relaksasi

Sebagian orang baru sempat membaca blog ketika pulang kerja di hari yang melelahkan. Jadikan postinganmu sebagai obat rileks.

Ceritakan apa yang biasanya membuat orang stres atau pusing, dan bagaimana mengatasinya.

Dan orang akan menyiarkan tulisanmu di situs-situs social media, karena mereka ingin teman-temannya yang juga sedang pusing tahu bagaimana mengatasi masalah mereka.

4. Berikan peran pada pembaca

Buatlah pembacamu merasa menjadi bagian dari tulisan yang interaktif.

Minta pembaca membayangkan dirinya berada pada situasi tertentu, sebagai tokoh tertentu dengan pilihan-pilihan tindakan yang bisa ia ambil. Kemudian minta pembacamu menyarankan tindakan yang lebih baik.

5. Buat prediksi berdasarkan keahlianmu

Jika kamu seorang penggiat IT, buatlah prediksi tren teknologi dan Internet beberapa tahun kedepan. Atau jika kamu seorang chef, rangkailah sebuah argumen mengenai makanan pokok alternatif di masa depan jika stok beras di Indonesia mengalami krisis besar-besaran. Orang-orang akan membicarakan argumenmu sampai ke forum-forum bahkan social media, karena tulisanmu menjadi sensasi.

6. Bebaskan kreatifitasmu

Bebaskanlah dirimu seolah tidak pernah ada yang akan membaca tulisanmu setelah kamu mengklik Publish.

Bicarakanlah sebuah topik dari sudut tergelap dan terdalam di hatimu, dari fantasi tergilamu, gabungkan dengan skenario-skenario yang paling tidak masuk akal tapi kamu yakin bisa terjadi.

Orang akan merespon tulisanmu sebagai bentuk kejujuran dan karya seni.

7. Pilih gambar ilustrasi yang tepat

Pilih gambar yang paling tepat mengekspresikan isi tulisanmu. Memang butuh waktu untuk mencarinya, tapi hasilnya sepadan. Struktur tulisanmu akan jadi semakin kokoh dan meyakinkan orang bahwa kamu hendak mengkomunikasikan sesuatu yang penting.

8. Kedepankan pembaca

Tulislah dengan jujur seolah kamu sedang berhadapan dengan pembacamu. Perasaan mereka terhadap tulisanmu memengaruhi, apakah mereka tertarik membaca sampai habis atau pergi sebelum paragraf kedua.

Pembacamu adalah penikmat pertama dan utama dari karyamu. Jika kamu ingin tulisanmu 'didengar', perlakukan pendengarmu sebagai tamu istimewa yang sengaja kamu undang untuk mendengar cerita yang menarik.

Kamis, 12 Juli 2012

Cara Menulis Postingan Yang Powerful





Tulisan yang powerful adalah tulisan yang dapat mengikat perhatian pembaca, tidak peduli sesingkat ataupun se-praktis apa isi tulisan tersebut.

Berbicara lewat imaji

Dalam sebuah tulisan, kita harus dapat menggambarkan hal-hal spesifik beserta perasaan yang meliputinya, bukan konsep abstrak yang membuat orang bosan.

Ketika kita bicara di dunia nyata, orang tidak selalu menyimak apa yang kita bicarakan. Sebab kita tidak melibatkannya dalam pembicaraan, seperti saat sedang curhat atau bergosip.

Dalam membuat tulisan blog yang powerful, kita harus bisa memancing imajinasi pembaca untuk menggambarkan apa yang kita bicarakan dalam benak mereka. Sehingga pembaca tidak hanya pasif membaca apa yang kita sajikan, tetapi berkomunikasi dengan kita melalui tulisan.

Perhatikan bedanya: makanan, buah, alat olahraga; dengan: pecal, jeruk, barbel.

Kita bisa merasakan bahwa kelompok kata yang kedua membangun sebuah gambaran dan perasaan di dalam diri kita.

Rangkai cerita

Setelah kita mengembangkan emosi dari gambaran yang sudah ada di kepala pembaca, sekarang kita akan merangkainya menjadi sebuah cerita.

Misalnya, "tercium aroma bumbu pecal tahu Mbak Genah menguar dari jendela warung kecilnya, di sore yang hangat dan membuat ngantuk seperti ini, mata langsung melek lagi ketika mengecap pecal Mbak Genah yang pedas gurih."

Imajinasi versi pembaca

Kita sudah mengembangkan sebuah kata kunci menjadi memiliki gambaran yang alami, kemudian membangunnya menjadi sebuah cerita yang berjalan secara LIVE di benak pembaca.

Maka artinya tulisan kita sudah berhasil mengikat perhatian pembaca, karena kita sudah membuat mereka membayangkan ceritanya dalam versi imajinasi mereka sendiri.

Komunikasi adalah kuncinya

Membuat pembaca terpikat dengan tulisan di blog adalah dengan membuat mereka terlibat didalamnya. Jika pembaca merasa senang membaca tulisan kita, maka mereka akan tetap membaca sampai akhir, tidak peduli seberapa informatif atau se-berbobot apapun tulisan tersebut. Seperti ketika menonton acara TV.

Blogger harus bisa menulis konten yang bagus, tapi juga menangkap emosi pembaca, mengambil perhatian mereka dan melibatkan mereka secara emosional mengenai topik yang sedang dibicarakan.

Jika kita sudah terbiasa dengan cara seperti ini, maka bukan hal yang sulit lagi untuk menciptakan konten-konten yang menarik, komunikatif dan powerful.